Pada masa abad pertengahan, universitas-universitas di Eropa, khususnya di Italia dan Prancis, mulai menuntut karya ilmiah dari mahasiswanya sebagai bagian dari proses kelulusan. Inilah awal dari apa yang kita kenal sekarang sebagai skripsi atau tesis. Sejak diperkenalkan, format dan tujuan skripsi telah mengalami banyak perubahan. Apa yang dimulai sebagai ujian sederhana kini telah bertransformasi menjadi penelitian mendalam yang menuntut inovasi dan kontribusi ilmiah.
Awalnya, skripsi lebih menekankan pada penguasaan konten dan teori yang ada. Namun, seiring waktu, fokusnya bergeser menjadi menciptakan pengetahuan baru, dengan penekanan pada penelitian asli dan metodologi yang ketat




